August 2008


Di Ubuntu, menulis ke partisi NTFS sangat mudah. Cukup lakukan

sudo apt-get install ntfs-config

dan partisi NTFS siap ditulisi.

Di OpenSuSE 10.2, tidak semudah ini. Secara default, repository OpenSuSE tidak mengandung ntfs-3g, paket yang dibutuhkan untuk menulis ke NTFS, yang siap digunakan. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk mengkompilasi sendiri, salah satunya Oom Andi Sugandi.

Tetapi akhirnya saya menemukan cara yang mudah, cara ini saya dapatkan dari mas endy, cara ini tidak melibatkan kompilasi ulang. Berikut caranya.

Tambah Repository

Pertama, kita harus menggunakan repository milik Jan Engel***. Masuk ke Yast, dan pilih Installation Source. Kita akan menggunakan protokol FTP. Alamat servernya adalah ftp-1.gwdg.de dan folder repositorynya adalah /pub/linux/misc/suser-jengelh/SUSE-10.2/. Silahkan tambahkan entri tersebut dan klik OK. Yast akan segera memperbaharui database aplikasinya. Baca Selengkapnya

Yup.. Bukan cuma Windows saja yang ada tweakingnya, Linux juga ada lho … ;-) Ini bermula dari rasa penasaran saya ketika menggunakan Linux distro OpenSUSE 10.2. OpenSUSE ini terasa berjalan lambat dibanding dengan Linux distro lain pada komputer yang sama. Dulu saya menggunakan Mandriva 2006 kemudian beralih ke OpenSUSE 10.1 dan sekarang menggunakan OpenSUSE 10.2. sebelumnya saya juga sering mencoba – coba distro linux yang lain. Memang saya merasakan OpenSUSE lebih berat dari distro linux yang lain. Kemudian saya coba cari ke om gugel, gimana cara meningkatkan kecepatan openSUSE 10.2, He”.. ternyata ada. Ini saya ambil dari web nya mas vavai, beliau juga pengemar berat SUSE.

Tips meningkatkan kecepatan OpenSUSE ini diujicobakan pada komputer dengan OpenSUSE 10.2 yang saya gunakan. Hasilnya sangat memuaskan. Jangan lupa, harap sesuaikan beberapa setting dengan konfigurasi yang dipakai.
Apa saja yang harus dilakukan agar OpenSUSE bisa ngebut dengan leluasa ?

1. Disable Swap
Jika anda memiliki RAM lebih dari cukup, minimal 512 MB dan tidak menjalankan aplikasi kelas berat (aplikasi grafis, compiz / beryl contohnya), sebaiknya jangan gunakan swap anda. Swap memang disediakan untuk mengantisipasi kekurangan memori, namun kadangkala Linux menggunakan swap meski memori masih tersisa cukup banyak.

Untuk mematikan swap, buka Konsole dan ketikkan : Baca Selengkapnya